Rakyat Maluku yang ada di Surabaya berdansa bersama dalam acara Maluku Negeriku,1 Nusa, 1 Bangsa, 1 Negeri, 1 Sempe di Hotel Vini Vidi Vici Surabaya pada hari Sabtu (7/1/2017)

Rakyat Maluku yang ada di Surabaya berdansa bersama dalam acara Maluku Negeriku,1 Nusa, 1 Bangsa, 1 Negeri, 1 Sempe di Hotel Vini Vidi Vici Surabaya pada hari Sabtu (7/1/2017)

Surabaya-  Meningkatkan rasa persaudaraan di antara masyarakat Maluku terus-menerus dipupuk dalam berbagai hal khususnya lewat aspek budaya. Oleh karena itu, beberapa masyarakat Maluku di Surabaya mengadakan acara yang bertema ‘Maluku Negeriku 1 Nusa, 1 Bangsa, 1 Negeri, 1 Sempe Molucas Dance Surabaya’. Dalam acara yang diselenggarakan pada hari Sabtu (7/1/2017) di hotel Vini Vidi Vici Surabaya itu, masyarakat Maluku bersatu dalam nada dan irama untuk berdansa dalam merayakan semangat persaudaraan dan kekeluargaan antar masyarakat Maluku yang ada di Surabaya.

Menurut Fience Sopamena Monaghan selaku ketua panitia Maluku acara ‘Maluku Negeriku 1 Nusa, 1 Bangsa, 1 Negeri, 1 Sempe Molucas Dance Surabaya’, tujuan acara ini untuk membangkitkan rasa persaudaraaan yang dipupuk oleh semua masyarakat Maluku tanpa membedakan suku, ras, dan agama. “ajang ini dimaksudkan untuk kita semua badonci( menari) dimana kita semua saling menatap muka satu dengan yang lainnnya. Setelah sekian lama sudah saling ketemu satu dengan yang lainnya di Molucas Dance 85,”ujar  Fience.

Fience Sopamena Monaghan selaku Ketua Panitia Acara ini

Fience Sopamena Monaghan selaku Ketua Panitia Acara ini

Fience menambahkan, kegiatan ini juga menggalang semangat untuk saling membantu satu dengan yang lain diantara masyarakat Maluku yang ada di Surabaya dalam kegiatan-kegiatan yang positif. “Selain berdansa, nantinya kegiatan ini juga dapat menjalin semua rakyat Maluku saling membantu satu dengan yang lain misalnya saja membantu orang lain yang kesusahan dan yang kurang diperhatikan satu dengan yang lain. So  disini yang katong kembangkan sikap Ale rasa Beta rasa dulu Teman sekarang basodara( Anda rasa, saya rasa, dahulu berteman dan sekarang bersaudara- red),”tambah Fience menggunakan bahasa Maluku.

Dalam ajang yang diadakan di Hotel Vini Vidi Vici ini, turut hadir pula grup musik maluku papan atas di nusantara diantaranya Gersom and Friends, Abohim Band, Louis Patimukay yang tampil di panggung acara. Semua masyarakat Maluku yang ada di Surabaya saling menari dalam berbagai rangkaian  nada dan irama Lagu-lagu Maluku yang sudah tenar. Sontak gerak dan derap dansa anak negeri maluku sangat bergirang dalam merayakan kebersamaan malam itu. Seraya mengatakan Siappun Ale Dimanapun Ale Mari datang, rame-rame  gosok Kaki kiri kanan Bikin Rame Pestae( Siapapun anda  dimanapun anda mari datang, ramai-ramai, gosok kaki kek kiri dan kek kanan buat Pesta Ramai-Red)

Ditemui di sela-sela acara, Gershom sangat antusias dengan semangat persaudaraan yang dibangun dalam acara ini dan ia sangat berharap persaudaraan yang dibangun dapat meyebabkan masayarakat Maluku bersatu.”Beta (saya-Red) sangat senang sekali dengan kita semua berkumpul seperti saat ini. Baik di Surabaya, Jakarta, dan Ambon itu sudah terjadi persatuan dan hendaknya persatuan terus berkembang dengan baik untuk kita semua dan hidup berdamai”kata Lelaki Ambon yang menyanyikan lagu-lagu lama

Gersom Rehatta saat diwawancarai oleh kabaremansipasi.com di lokasi acara

Gersom Rehatta saat diwawancarai oleh kabaremansipasi.com di lokasi acara

Lebih lanjut, lelaki kelahiran Soya Atas Maluku itu berpesan, untuk masyarakat Surabaya Ambon agar berkumpul sehingga rasa semangat persaudaraan itu dapat dipupuk. Dengan demikian, tidak ada yang lagi perpecahan diantara orang Maluku. “beta melihat Masyarakat Maluku Surabaya merespon positif untuk bersatu dan dengan adanya persatuan maka kita dapat saling membantu dan mendorong sehingga masyarakat Maluku tidak lagi dapat dipecah belah oleh apapun dan dapat melawan semua tantangan. Itu Sebabnya Maluku harus bersatu,”tambah Gershom.

(Pet)