Pudjiwati selaku General Manager Hotel Bella Surabaya, Sosok wanita yang lemah lembut dan pantang menyerah

Pudjiwati selaku General Manager Hotel Bella Surabaya, Sosok wanita yang lemah lembut dan pantang menyerah

Surabaya- Membina kebersamaan dan mencapai sebuah prestasi yang gemilang perlu dan dibutuhkan kerjasama, kerja keras dan terpenting kerendahan hati. Pada hari Wanita Sedunia, Kabaremansipasi.com menjumpai sosok wanita yang lemah lembut tetapi memiliki semangat baja tanpa pantang menyerah dalam berkarya di bidang perhotelan. Pudjiwati adalah sosok wanita tersebut. Pudjiwati adalah General Manager Hotel Bella Surabaya saat ini.

Dia memulai karir di Hotel pada tahun 1998 sebagai General Manager perempuan termuda di Jawa Timur yang pertama dibandingkan kaum pria yang ada pada waktu itu. Ia adalah wanita yang tampil beda dan suka akan tantangan baru dimanapun Ia berada.

Setelah sekian lama melalang buana dan meniti karier di berbagai tempat dunia perhotelan hingga saat ini, ia menjalankannya dengan penuh sukacita. Sekalipun, ada berbagai rupa tugas yang dibebankannya namun ia selalu menyelesaikannya dengan semangat maju terus pantang menyerah dengan baik. Ia pun mempunyai berbagai kesan dan pesan yang sangat mantap berkarier di perhotelan. Ia adalah sosok yang suka dengan sebuah tantangan dan perubahan. ”buat saya dalam berbagai perubahan itu adalah sesuatu yang penting. Setelah selesai pendidikan di bidang perhotelan itu bukan saja selesai dan lulus dan mengatakan horee aku sudah lulus melainkan ini adalah sebuah perjuangan. Di dalam setiap perubahan itu ada sebuah kemajuan dalam suatu hal yang harus dicapai”kata Pudjiwati.

“Saya yang dulunya berkerja di hotel bintang 5 ke bintang 3 menganggap itu adalah talenta saya yang selalu ada progress. Yang saya kejar adalah progress,” kata wanita berkacamata tersebut ketika ditemui pada hari Kamis (9/3/2017).

“Progress itu bukan saja dilihat dari satu sisi saja melainkan berbagai macam sisi yang ada mulai dari Human Resources, Management Skills, Strategy, leadership dan berbagai hal yang mesti dirubah karena dengan perubahan kita bisa memberikan penilaian, penilaian itu yang saya suka dalam berbagai perubahan mulai harga dan selalu ada perubahan sebagai perkenalan ,”tambah Pudjiwati

Di samping penilaian, lanjut Pudjiwati, dalam progress itu ada sebuah tantangan. “Progress itu juga sebuah tantangan. Tantangan untuk mengadakan perubahan dalam management, kepemimpinan, dan berbagai hal yang harus diperbaharui bagi hotel ini, dan saya percaya perubahan itu selalu positif,”imbuh Ibu yang disapa akrab Mei-Mei.

Di sisi lain , Mei-Mei juga menyampaikan pesan dalam hari Perempuan Internasional agar tetap mampu menjaga performa dan mampu bersanding dalam hal karir dengan para pria.

“Sebagai wanita itu mempunyai banyak hal yang multitasking dimana mereka mampu merawat anak dan keluarga, mengantisipasi hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan sehari-hari, belum lagi ditambah dengan perkerjaan lain di rumah. Untuk itu, wanita berkerja di perhotelan harus mempunyai hak yang sama dengan kaum pria,”tandasnya di akhir perbincangan

(pet)