Peserta Sekolah Ciputra Got Talent sedang mempertunjukkan bakatnya pada hari Rabu (21/2/2018)

Peserta Sekolah Ciputra Got Talent’s sedang mempertunjukkan bakatnya pada hari Rabu (21/2/2018)

Surabaya – Sekolah Dasar (SD) Ciputra Surabaya baru saja menyelesaikan sebuah even tahunan yang sudah dihelat selama lima tahun berturut-turut yakni Sekolah Ciputra Got Talent’s (SCGT). Acara Final SCGT digelar pada hari Rabu (21/2/2018) di Ciputra Hall Surabaya. Kegiatan itu bertujuan untuk mengasah ketrampilan individu dan kelompok dalam dunia seni gerak dan lagu.

Untuk tahun ini sebagai musim kelimanya, SCGT diikuti oleh murid – murid dari semua jenjang kelas. Menurut Dendy Rossa, guru Art SD Ciputra Surabaya, kali ini SCGT merupakan penyelenggaraan yang terbesar karena diikuti oleh 90 murid. “Untuk kali ini, format acara penyisihan sampai ke final dilakukan dari pre-round, round 1, round 2 and final round. Kemudian terseleksi menjadi 45 peserta, lalu menjadi 25 siswa selama kurang lebih 4 bulan (2 bulan sebelum libur akhir tahun 2017 dan 2 bulan berikutnya di awal tahun 2018),”kata Dendy di sela-sela  Final SCGT.

“Lebih lanjut, SCGT dilakukan di dalam lingkup sekolah Ciputra dan penjurian dilakukan oleh para guru yang berlatar belakang seni dan didukung oleh beberapa guru dari pelajaran lain (bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan Olahraga) yang semuanya merupakan guru pengajar di sekolah Ciputra sendiri. Penilaian lebih difokuskan pada skill, creativity, perform (kostum dan tata panggung) secara individu maupun tim,”imbuh Dendy.

Final SCGT diikuti oleh 10 peserta baik secara tim maupun individu. Pemenang dari final SCGT season 5 adalah Michele Halim (Solo Modern dance), peringkat dua Cute Dancer dari kelas 4, peringkat ketiga Asya (solo singing) serta pemenang favorit adalah Rock dancer. Penghargaan berupa piala dan sertifikat diserahkan langsung oleh Vidya selaku Coordinator Principal dan Samuel, Kepala Sekolah Ciputra Surabaya.

(Steff Solisa/ Pet)