Para pengurus Saptodarmo Semampir Surabaya yang hadir pada perayaan malam satu suro di Padepokannya pada hari Sabtu (22/7/2018)

Para pengurus Saptodarmo Semampir Surabaya yang hadir pada perayaan malam satu suro di Padepokannya pada hari Sabtu (22/7/2018)

Surabaya – Malam satu Suro dalam kalender Jawa tahun Saka dirayakan oleh beberapa kelompok aliran kepercayaan salah satunya komunitas Saptodarmo Semampir Surabaya. Perayaan yang dilakukan pada hari Sabtu (22/9/2018) itu dilaksanakan di padepokan Saptodarmo yang diasuh oleh Mardikin. Dalam perayaan ini, turut hadir pula beberapa anggota Forum Beda Tapi Mesra.

Mardikin, sebagai pengasuh dari paguyuban Saptodarmo Semampir mengucapkan, “kegiatan ini memberikan semangat toleransi, dan mendorong semangat persatuan diantara anak-anak bangsa khususnya masyarakat Endrosono sehingga dapat mengantisipasi semua hambatan dan tantangan dalam bangsa,”kata Mardikin

KH Drs Achmad Suyanto, selaku pendiri Forum Beda Tapi Mesra yang hadir dalam acara ini, mengatakan bahwa acara ini sebagai ajang silahturahmi yang harus dilakukan bersama-sama sehingga kekuatan sebuah bangsa semakin kuat, dan damai. “kita dapat berinteraksi secara emosional, kekeluargaan dan lain sebagainya. Hal tersebut perlu dilakukan dalam mensukseskan PEMILU yang rukun, guyub, dan damai,”ungkapnya di sela-sela acara ini. Harapan ke depan lewat acara ini, kata Mardikin, supaya kita semua semakin kuat makin banyak saudara dan berbagi  semangat Keutuhan Negara NKRI.

Di sisi lain, KH Abdurachman (salah satu peserta acara ini) sangat mengapresiasi kegiatan keagamaan ini dalam semangat kerukunan dan keberagaman sehingga tercipta masyarakat yang rukun dan berwibawa. “saya sangat bangga dengan kegiatan 1 suro ini karena dengan adanya persatuan dan kesatuan maka visi dan misi dalam keberagaman dapat mendorong semangat toleransi.”ungkap pria asal Sumenep, Madura, Jawa Timur itu.

(Pet)