Para Juri lomba nasi tumpeng sedang mencoba nasi tumpeng milik peserta lomba

Para Juri lomba hias nasi tumpeng sedang mencoba nasi tumpeng milik peserta lomba

Jakarta – Keberagaman antar umat beragama dapat terjalin dengan baik melalui kegiatan-kegiatan yang sederhana. Salah satunya dengan kegiatan lomba hias nasi tumpeng yang diadakan oleh Gereja Katolik Bunda Hati Kudus, Jakarta Pusat. Panitia acara tersebut mengajak warga RW I dan II, Kelurahan Petojo Selatan, Jakarta Pusat yang ada di sekitar gereja.

Lomba nasi tumpeng ini diadakan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72. Ada 5 kelompok yang bertanding dalam perlombaan tersebut. Kelompok 1 terdiri dari lima warga RW I, kelompok 2-4 merupakan umat Gereja Katolik itu, lima warga RW II sebagai kelompok 5.

Mereka berlomba berkreasi membuat dan mendesain nasi tumpeng nuansa HUT RI ke 72. Perlombaan berlangsung dengan menarik dan seru serta gembira karena tujuan mereka yang utama adalah rasa kebersamaan dan menjalin keakraban antar umat beragama.

Peserta dari Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Jakarta

Peserta dari Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Jakarta

Pastor Ronny Dahua, MSC. selaku Pastor Rekan Paroki Bunda Hati Kudus, Jakarta Pusat, mengatakan bahwa makna yang didapat dari perlombaan ini adalah kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama. “tujuan dari perlombaan ini yakni bekerjasama dan bersatu dalam kebhinekaan. Kita kelihatan kecil dalam arti minoritas, tetapi kerjasama dapat terjalin dengan baik antar warga sekitar umat beragama lain” ujarnya.

Kita sebagai Gereja Katolik, lanjutnya, ingin menunjukkan bahwa melalui kegiatan yang sederhana ini dapat menimbulkan kebersamaan dalam keberagaman dengan baik. “Kita ingin dengan kegiatan yang sederhana seperti inilah antar warga dapat bersatu, bersama dalam mewujudkan kebhinekaan” tegasnya.

Peserta dari RW 1 Kelurahan Petojo Selatan saat lomba nasi tumpeng di Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Jakarta

Peserta dari RW 1 Kelurahan Petojo Selatan saat lomba nasi tumpeng di Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Jakarta

Warga dari RW I mengaku puas dengan perlombaan ini karena selain berkompetisi, kami dapat mengenal warga dari agama Katolik dan timbul suatu keakraban diantara warga.

 

Kegiatan lainnya dari gereja tersebut untuk mewujudkan kebersamaan dalam keberagaman yakni malam tirakatan HUT RI ke-72 bersama para pemuka agama, pengurus RW, RT setempat.

(ric)